11.7.07

penikmat seni-apa-saja



Saya termasuk penikmat seni-apa-saja. Tidak tahu dari trah mana darah penyuka seni ini muncul di diri, yang pasti saya tidak rewel untuk menikmati seni dari jenis mana saja. Mulai tradisional, kontemporer sampai yang populer saya suka. Dari yang mindstream sampe yang bengkok aneh-aneh juga saya santap.




Secara pribadi, yang membuat saya sedikit malas untuk menikmati karya seni paling-paling ketika karya itu dibalut dengan formula nyeleneh, yang malah jadi sulit bagi saya menangkap maksudnya. Mungkin sama yang menciptakan dibuat sengaja biar kliatan lebih pinter, tapi jatuhnya malah ketinggian, sampe saya ndak mudeng blas. Opo emang karena saya-nya yang ndak terlalu pinter ya?

Terlepas dari pinter apa ndak-nya saya menangkap pesan dalam karya seni, saya menyambut dengan antusias diadakannya Festifal Seni Surabaya. Terlepas dari pinter apa ndak-nya seniman menyampaikan pesan dalam karya seni, saya tetap menyantap sajian seni yang ada di festival berkesenian yang diklaim sebagai yang terbesar di Surabaya ini.

Sebagai penikmat seni saya hanya ingin mengabadikan proses berkesenian mereka dalam imaji. Sebagai penikmat seni saya juga merasa kurang kalau hanya menikmatinya sendiri. Maka selamat ikut menikmati karya seni-apa-saja.









3 komentar:

boby mengatakan...

ngomong soal seni, sama juga ngomong soal selera. Klo menurutku hal itu sama dengan fotografi, mau foto salon, foto jurnalistik semuanya OK. SIng gak Ok ya gak motret. he..he...

nah menurutku ente dah OK, karena seni apapun ente tetep motret.

salam OK

galeri-imaji mengatakan...

sepakat bob. sing gak oke sing gak motret. sing oke maneh, yo motret yo ngeblog, hehehehe
dirimu pancen oke kok bob

fahmi! mengatakan...

hehe gemar seni bela diri pisan la'an?
btw dari india kuno ada seni kama hihihi... seni bercinta :D